RINGKASAN Mikroprosesor
Prosesor
( CPU ) 4-BIT à INTEL 4004.
Prosesor
( CPU ) 8-BIT à INTEL 8008, INTEL 8080, ZILOG Z80,
INTEL 8085, MOTOROLA MC6800.
Prosesor
( CPU ) 16-BIT à INTEL 8086, INTEL 8088, INTEL 286.
Prosesor
( CPU ) 32-BIT à INTEL 386, INTEL 486, INTEL 486DX,
INTEL PENTIUM, AMD 5K86, CRYRIX 6X86, INTEL PENTIUM PRO, AMD K6, INTEL PENTIUM
MMX,IDT WINCHIP C6, INTEL PENTIUM II, INTEL PENTIUM III, INTEL CELERON, INTEL
PENTIUM IV, AMD ATHLON, AMD DURON, AMD ATHLON XP.
PROSESOR
( CPU ) 64-BIT à AMD K8 (AMD64), AMD OPTERON, AMD
ATHLON64
Mikroprosesor
merupakan komponen utama dalam setiap mesin komputasi saat ini. Mikroprosesor
banyak digunakan terutama dalam komputer, mulai dari komputer pribadi (PC)
sampai mainframe.
Mikroprosesor pertama lahir tahun 1970-an. Peristiwa ini
telah menimbulkan suatu revolusi yang masih terus berlangsung dalam cara
merancang dan membuat sistem-sistem digital yang kompleks. Ukurannya yang
kecil, harganya yang murah, dan kemampuannya untuk dapat diprogram, membuat
mikroprosesor sangat cocok untuk sejumlah besar aplikasi dalam banyak bidang,
mulai dari permainan elektronik (electronics
games) sampai pengontrolan robot untuk industri dan pengontrolan pesawat
ruang angkasa.
Akhir tahun 1960-an banyak perusahaan penghasil
semikonduktor berupaya untuk memanfaatkan teknologi LSI/VLSI (Large Scale Integration/Very Large Scale
Integration) yang masih relatif baru guna merancang sistem-sistem
digital yang kompleks, misalnya untuk pembuatan kalkulator yang dapat diprogram
dan untuk pembuatan komputer-komputer kecil. Salah satu perusahaan yang
berusaha keras tersebut adalah Intel Corporation. Pada tahun 1969 perusahaan
ini mengembangkan suatu set IC jenis LSI untuk digunakan dalam kalkulator seri
baru sesuai pesanan perusahaan Jepang, Busicom. Chip Intel ini diorganisasikan sebagai suatu komputer serba-guna (general-purpose computer) dan
diprogram selama proses pembuatannya agar berfungsi sebagai sebuah kalkulator.
Pada tahun 1971 Intel mulai memasarkan IC-IC tersebut
sebagai seri MCS-4 (microcomputer set
four). Seri MCS-4 ini asalnya terdiri atas empat IC PMOS (P-channel metal-oxide semiconductor),
yaitu sebuah chip ROM (Read Only Memory) 4001, sebuah chip RAM (Random Access Memory) 4002 sebagai memori baca-tulis, sebuah chip antarmuka I/O (input/output) 4003, dan sebuah chip
CPU (Central Processing Unit)
4004. Chip 4004 inilah yang sekarang
dianggap sebagai mikroprosesor pertama yang diproduksi secara komersial.
IC 4004 memiliki 2.300 transistor PMOS dan dapat
memproses 4-bit sekaligus. IC 4004 memiliki 16 register sementara serba-guna,
sebuah ALU (Aritmatic and Logic Unit)
yang terutama terdiri atas sebuah penjumlah (adder) 4-bit, dan rangkaian logika lainnya yang diperlukan untuk
memproses 45 tipe instruksi yang dimiliki mikroprosesor ini.
Intel 4004 dapat melakukan operasi-operasi aritmatik dan
logika sederhana seperti penjumlahan, pengurangan, perbandingan dan
operasi-operasi logika AND dan OR. CPU ini juga dapat melakukan berbagai fungsi
kontrol seperti mengambil instruksi dari memori (fetch), menerjemahkannya (decode)
dan kemudian melaksanakan instruksi tersebut (execute).
Mikroprosesor pertama ini merupakan suatu sukses dan
digunakan untuk berbagai aplikasi dalam industri. Karena kegunaannya,
mikroprosesor ini menarik banyak perhatian dari kalangan teknisi maupun dari
kalangan industri semikonduktor. IC 4004 semula dimaksudkan untuk digunakan
dalam sebuah kalkulator. Tetapi beberapa perancang rangkaian logika menyadari
bahwa chip ini dapat menggantikan
satu PCB (Printed Circuit Board)
penuh dengan rangkaian-rangkaian logika kombinasi dan sekuensial. Selain itu,
kemampuannya untuk mengubah fungsi suatu sistem hanya dengan mengubah
programnya tanpa perlu mengubah desain perangkat kerasnya, sangat menarik.
Faktor-faktor inilah antara lain yang mendorong perkembangan mikroprosesor.
Intel 4004 dengan cepat diikuti oleh seri-seri
mikroprosesor lainnya dari berbagai perusahaan penghasil semikonduktor. Intel
sendiri tidak lama kemudian mengeluarkan suatu versi IC 4004 yang diperbaiki,
yaitu Intel 4040 yang juga sama-sama 4-bit.
Kemudian
pada tahun 1972, Intel mengeluarkan mikroprosesor baru yang
merupakan peningkatan dari IC 4040, yaitu IC 8008. Perubahan yang paling nyata
dari IC Intel 8008 ini adalah lebar data yang digunakan menjadi selebar 8-bit.
IC 8008 ini memerlukan sekitar 20 IC tambahan untuk bisa membentuk CPU yang berfungsi
dengan baik. Dan pada tahun 1973, Intel mengeluarkan lagi IC terbarunya yaitu
8080 yang merupakan peningkatan dari IC 8008. Lebar data yang digunakan masih
sama 8-bit. Namun peningkatan yang sangat berarti adalah IC 8080 ini hanya
memerlukan dua IC tambahan untuk bisa membangun sebuah CPU yang berfungsi
dengan baik yaitu IC 8224 (pembangkit clock) dan IC 8228 (pengontrol sistem dan
driver bus), serta peningkatan jumlah instruksi. Selain itu juga teknologi
pembuatan IC-nya diperbarui dengan menggunakan teknologi NMOS (N-channel Metal-Oxide Silicon)
Perusahaan semikonduktornya lainnya tak mau ketinggalan
mengeluarkan mikroprosesor produknya, baik yang serumpun dengan keluarga
mikroprosesor yang dikeluarkan oleh Intel maupun yang berbeda. Pada tahun 1975,
MOS Technology mengeluarkan mikroprosesor dengan seri 6500 yang berbeda dengan
mikroprosesor keluaran Intel.
Pada
tahun berikutnya, perusahaan pembuat semikonduktor Zilog Inc. mengeluarkan
mikroprosesor yang serumpun dengan Intel 8080. Perusahaan ini mengeluarkan
mikroprosesor 8-bit yang dimaksudkan untuk menggantikan Intel 8080.
mikroprosesor ini dinamakan dengan Zilog Z80. Mikroprosesor ini merupakan
pukulan telak bagi Intel. Bagaimana tidak, mikroprosesor ini tidak seperti
Intel 8080, dimana tidak memerlukan IC tambahan untuk membangun sebuah CPU yang
berfungsi dengan baik. Selain itu juga instruksi yang digunakannya hampir sama
dengan Intel 8080. Di tahun-tahun
selanjutnya bermunculan mikroprosesor-mikroprosesor dari berbagai pabrikan.
Motorola mengeluarkan mikroprosesor seri 6800, AMD dengan mikroprosesor seri
Am2900, Texas Instruments dengan mikroprosesor TMS1000, Fairchild dengan F8,
dan lain sebagainya.